Sindikat Pencurian Mobil di Penjaringan Ditangkap

Posted in News and Articles

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Sektor Penjaringan Jakarta Utara berhasil meringkus sindikat pencurian dengan pemberatan kendaraan bermotor roda empat. Tiga pelaku bernama KAR (37), Nar (38), Rus (28). Adapun satu orang pelaku lainnya, Edo, masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Tiga orang pelaku diringkus pada Minggu, (6/10/2013) di TPI I Blok PA No 6 RT 013/007 Pejagalan, Penjaringan Jakarta Utara, saat hendak menjual mobil milik LJW (49) ke seorang penadah.
Korban (LJW) yang sadar mobilnya hilang melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Penjaringan. Setelah mendapatkan laporan, Resmob penjaringan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di mana pelaku berhasil tertangkap kamera CCTV.


"Kurang dari empat jam para pelaku berhasil ditangkap di daerah Pondok Kopi, Jakarta Timur, karena adanya GPS di dalam mobil tersebut," ujar Kapolsek Penjaringan AKBP Suyudi di Mapolsek Penjaringan, Selasa, (8/10/2013).
Modus yang dilakukan mereka adalah dengan berpura-pura sebagai sopir. Ketika target mobil yang sedang ditinggalkan pemiliknya dalam kondisi terparkir, mereka menjebol kunci pintu mobil menggunakan kunci T.
Berdasarkan pengakuan Rus, mereka sudah melakukan aksi pencurian lebih dari sepuluh kali dalam setahun, 8 lokasi pencurian di daerah Penjaringan, 1 lokasi di Koja dan 1 lokasi lainnya di Cilincing.
Adapun barang bukti yang disita adalah 1 unit mobil Kijang Innova V Diesel warna hitam dengan nomor polisi B 1723 UFJ, sebuah kunci pas, 2 buah obeng, 2 buah senter, plat nomor B 1205 SOB, dan satu buah kunci letter T.
Akibat perbuatan tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 363 Ayat 2 KUHPidana, tentang Pencurian dengan Pemberatan/Pencurian Kendaraan Roda Empat, dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.
Saat ini kepolisian juga masih melakukan pengembangan atas kasus ini dengan mencari DPO dan penadah mobil curian tersebut.

Sumber : http://megapolitan.kompas.com

 Print